Tips Usaha Properti Tanpa Modal (Minim Modal)

Usaha properti merupakan usaha yang sangat menguntungkan. Dari tahun ke tahun usaha ini tidak pernah mati. Bagi Anda yang ingin bisnis, bisa untuk memilih bisnis yang satu ini. Namun tidak jarang orang yang beranggapan bahwa usaha properti membutuhkan biaya yang mahal. Padahal, usaha properti juga dapat dilakukan dengan modal yang kecil.

Memulai Usaha Properti Tanpa Modal

Usaha properti merupakan sebuah usaha yang sangat menjanjikan. Anda dapat mengambil usaha ini jika Anda menginginkan uang yang banyak. Jika Anda ingin memulai usaha properti namun belum memiliki modal, maka Anda dapat merintis dari mulai menjadi seorang makelar. Jika Anda menjadi makelar, maka Anda tidak perlu mengeluarkan uang terlebih dahulu. Anda dapat mencari-cari rumah mana yang akan disewakan, setelah itu Anda dapat membantu pemilik rumah untuk menjual rumah tersebut.

Jika Anda bisa menjual rumah dengan harga 300 juta, maka Anda dapat memperoleh komisi minimal sebesar 2,5% dari 300 juta. Selain dengan menjadi makelar, Anda juga dapat memulai bisnis properti dengan menginvestasikan uang Anda ke agen bisnis. Anda dapat menemukan investasi yang dimulai dari Rp 500.000, 00. Selain itu ada juga cara lain yang dapat Anda gunakan untuk memulai bisnis properti yaitu dengan meminjam modal dari penjual terlebih dahulu.

Bagi Anda yang akan berbisnis properti namun belum memiliki modal yang cukup, maka Anda dapat meminjam modal terlebih dahulu kepada penjual. Hal ini tentu terdengar sangat aneh, karena modal dipinjam dari penjual. Memang tidak dipinjam secara langsung, akan tetapi Anda bernegosiasi kepada penjual mengenai down payment (DP) yang harus dibayarkan. Umumnya DP rumah sebesar 20%, namun Anda dapat meminimalkan atau menguranginya.

Agar negosiasi Anda berhasil, sebelum meminta pengurangan DP, Anda dapat meningkatkan harga jual yang diminta penjual. Jika Anda menaikkan harga jual, tentunya penjual akan senang karena bukannya ditawar justru dinaikkan. Dari situ Anda dapat memulai negosiasi hingga meminta DP 0%. Kemudian minta juga mengenai pembayaran DP selama 2 bulan atau lebih.